Visi Dan Misi

Gereja yang baik dan benar adalah gereja yang tidak hanya memenuhi empat kriteria yaitu gereja yang mengaku dan percaya kepada Allah Tritunggal, memberitakan Firman, menjalankan sakramen, menegakkan disiplin gereja tetapi juga gereja yang harus memiliki visi dan misi yang jelas. Tanpa visi, maka gereja tidak akan memiliki arah yang jelas dan tegas. Dengan visi gereja mengerti tugas dan panggilannya ditengah-tengah dunia ini. Dengan visi gereja menjadi hidup, bergairah dan dinamis. Dengan visi gereja memuliakan Allah. Visi itu sendiri digumuli oleh gereja. Digumuli berdasarkan apa yang Tuhan kehendaki bagi gerejaNya bukan apa yang manusia inginkan bagi gerejaNya. Digumuli berdasarkan kebutuhan gereja, kondisi gereja dan kondisi dunia hari ini. Dengan kata lain untuk dasar yang kedua ini, visi lahir dari sebuah keprihatinan akan kondisi yang nyata dan dengan dengan demikian gereja harus bergerak atau berpindah kepada kondisi yang seharusnya.  Jadi dari yang nyata kepada yang seharusnya.
Kita mengucap syukur, sebab antara tahun 2008-2011 kita telah memiliki visi jangka pendek yaitu gereja yang sehat. Pada waktu sosialisasi visi-misi beberapa bulan yang lalu, disadari bahwa target-target pencapaian visi yang tertuang dalam misi gereja sebagian sudah tercapai namun sebagianpula belum. Namun secara umum, hampir semua bagian dari misi tersebut telah tercapai. Puji Tuhan. Semua karena anugerahNya. Kalau gereja hari ini bisa ada dan melayani ditengah-tengah dunia itu semata-mata karena anugerahNya bagi kita.
Kini, gereja hendak melangkah kemana? Tentu diperlukan penegasan akan visi selanjutnya. Apakah visi jangka pendek ditetapkan kembali untuk empat tahun ke depan. Ternyata tidak. setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, maka disadari bahwa gereja memerlukan sebuah visi jangka panjang yang bersifat menetap, kontinyu, berkesinambungan dan terarah. Sehingga visi janga pendek tidak lagi menjadi bagian domain dalam visi-misi ke depan. Visi jangak pendek 2008-2011 dirasa cukup untuk meletakkan dasar bagi sebuah perubahan cara pandang atau world view umat Tuhan tentang bagaimana bergereja, bagaimana menjadi bagian dari suatu gereja dan bagaimana melaksanakan tugas sebagai bagian dari gereja Tuhan.
Maka, bergerak dari visi jangka pendek, gerejapun kemudian menggumuli dan menetapkan visi gereja jangka panjang yaitu  GEREJA YANG SEHAT, BERTUMBUH DAN MENJADI BERKAT. Dengan gereja yang sehat diharapkan segala penyakit, penghalang bagi pertumbuhan sebuah gereja dapat diobati, ditangani, dan diatasi. Dengan gereja yang sehat gereja dapat mengkonsumsi makanan rohani yang baik dan benar. Jika gereja menjadi sehat, maka secara otomatis gereja akan menjadi bertumbuh. Pertumbuhan memang berasal dari Tuhan. Tuhanlah yang memberikan pertumbuhan.  Karena itu selain upaya menyehatkan gereja, diperlukan pula penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan supaya gereja Tuhan bisa bertambah-tambah dalam kualitas dan juga kuantitas. Namun tidak hanya itu, gerejapun perlu menjadi berkat. Gereja perlu menjadi alat bagi perluasan kerajaan Allah ditengah dunia ini. Melalui pemberitaaan injil dan upaya menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah yakni syalom yang sesungguhnya sehingga dunia bisa memuliakan Allah.
Bertolak dari visi itulah, maka kemudian gereja menggumuli  THEMA BESAR GEREJA KRISTEN ABDIEL IMANUEL  yang meliputi tahun 2012-2015. Maka kemudian ditetapkan bahwa tema besarnya adalah GEREJA YANG MEMURIDKAN.  Visi ini didasarkan kepada amanat agung Tuhan untuk menjadikan semua bangsa menjadi MuridNya.  Menjadi murid, pemuridan, dimuridkan adalah kata-kata kunci yang akan terus kita bicarakan dan gumuli selama empat tahun ini. Sebuah kurikulum yang akan mengarahkan kita untuk mencapai visi gereja yang kita cita-citakan bersama.  Thema besar tersebut kemudian diuraikan lagi dalam empat tema tahunan yaitu  MURID YANG BELAJAR KEPADA KRISTUS (2012), MURID KRISTUS YANG SETIA (2013), MURID KRISTUS YANG MENJADI TELADAN (2014), MURID KRISTUS YANG MENJADI BERKAT (2015).  Diharapkan melalui thema-tema yang terstruktur, terukur, sistematis dan jelas ini, jemaat mendapatkan makanan rohani yang baik, mendapatkan pembinaan rohani yang bermutu dan pada akhirnya jemaat bergerak menuju visi yang kita rindukan bersama.
Tahun ini Thema gereja kita adalah MURID YANG BELAJAR KEPADA KRISTUS. Banyak target dan sasaran yang hendak dicapai melalui thema ini. Pertama-tama, jemaat harus menyadari pentingnya mereka menjadi murid Kristus. Menjadi pengikut saja tidak cukup. Harus ada kesediaan meresponi ajakan Yesus “belajarlah kepadaku.” Kedua, menjadi murid harus ada komitmen yang kuat untuk terus menerus mau belajar dan bersedia dibentuk oleh Tuhan melalui firmanNya.  Dengan demikian thema ini bisa terwujud secara nyata dan benar dalam kehidupan jemaat.
Visi dan Thema gereja lahir dari sebuah pergumulan yang dalam. Oleh sebab itu visi dan thema gereja ini hendaknya menjadi bagian dari gereja dan umat Tuhan bersama-sama.  Mari berdoa supaya gereja kita terus maju, berkembang dan memuliakan Tuhan. Sudah bukan saatnya kita menjadi penonton, pesorak, pengritik tetapi sudah waktunya kita menjadi bagian dari visi tersebut. Melaksanakannya secara bersama dan mengandalkan Tuhan di dalamnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s